Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

RESEP 99 Oase Iman


 

Mencari satu yang  hilang, lupa dengan 99 kenikmatan yang ada !

Dikisahkan ada seorang Raja yang sedang termenung melihat taman didepan istananya. 

Ia gelisah karena tak pernah merasakan ketenangan dan sulit sekali menemukan kebahagiaan.

Kesehatannya mulai menurun karena ia mulai susah tidur karena banyaknya pikiran yang mengganggu.

Padahal selama ini ia tidur didalam kamar yang mewah dan menggunakan kasur yang empuk.

Ditengah lamunannya, sang Raja melihat seorang tukang kebun yang sedang bekerja sambil tertawa.

Setiap hari ia datang dengan senyuman dan pulang dengan keceriaan. 
Padahal gajinya sangat pas-pasan dan rumahnya begitu sederhana.

Tak pernah tampak kesedihan di wajahnya. 

Saat dia pulang keluarganya telah menunggu dengan hidangan makan yang seadanya dan keluarga kecil ini pun makan dengan bahagia.

Raja pun heran melihat orang ini.

Ia memanggil penasihatnya yg bijak dan bertanya : 
Hai penasihatku, telah lama aku hidup ditengah kegelisahan, padahal aku memiliki segalanya.Tapi ..., aku sungguh heran melihat tukang kebun itu. 
Tak pernah tampak kesedihan di wajahnya. 
Kadang-kadang ia tertidur di bawah rindangnya pohon,
seperti tak ada beban dalam hidupnya;  padahal ia tidak memiliki apa-apa !

Si penasihat yg bijak tersenyum dan berkata, 
Semuanya ditentukan dengan resep 99".

"Bila tukang kebun itu terkena resep ini, maka hidupnya akan gelisah dan ia tidak akan bisa tidur.”

“Apa yang kau maksud dengan resep 99 ?” tanya Raja.

“Besok malam perintahkan prajurit untuk mengantarkan hadiah kepadanya. Sediakan satu kotak uang dan tulislah 100 dinar. Namun isi lah kotak itu dengan 99 dinar saja.”

Raja pun menuruti saran dari penasihatnya. 

Ketika hari mulai gelap, prajurit mengetuk pintu rumah tukang kebun ini dengan membawa hadiah.

Si tukang kebun membuka pintu rumahnya dan terkejut melihat prajurit membawa kotak hadiah.

“Ini hadiah dari raja untukmu.” kata si prajurit.

“Ya, sampaikan terima kasihku kepada raja.” jawab tukang kebun sambil kegirangan melihat kotak dengan tulisan 100 dinar. 
Belum pernah ia memiliki uang sebanyak itu.

Ia segera membawa masuk kotak itu dan menghitungnya bersama keluarga.
... Namun ... anehnya, jumlah uang didalam kotak itu hanya 99 dinar.

 Dia pun menghitung ulang lagi, tapi tetap jumlahnya 99.

Dia yakin, pasti ada uang yang jatuh. Dia mencari-cari di sekitar pintu, tapi tak menemukan apa-apa. Akhirnya dia mencoba untuk menelusuri sepanjang jalan menuju istana. Semalaman ia mencari tapi tetap tidak menemukan apa-apa.
Matahari mulai terbit, Raja beserta penasihatnya menanti tukang kebun ini. 
Tak berapa lama dia datang dengan wajah yang masam dan merengut. 

Raja pun kaget dan bertanya pada penasihatnya, “Apa yang terjadi? Tak biasanya ia datang dengan wajah seperti ini !”

Penasihat raja menjawab, 
Duhai Raja, begitulah kehidupan. Kita memiliki banyak hal namun kita mencari yang tidak kita miliki.

 Orang ini mendapatkan 99 dinar secara cuma-cuma namun ia sibuk mencari 1 dinar yang hilang.”

Munculnya kegelisahan hati karena .....
kita mencari sesuatu yang tidak kita miliki,
  ... sementara ....
kita tidak pernah mensyukuri banyaknya anugerah yang kita punya.

Dan sang Raja pun
terhenyak dan sadar akan kesalahan nya.

Ya....benar.
Inilah jawaban atas kegelisahan ku selama ini...kata Raja
"AKU KURANG MENSYUKURI... SEGALA ANUGERAH YG SUDAH KU TERIMA SAMPAI SAAT INI !"

Raja pun gembira dan menjadi bahagia karena sdh menerima jawaban atas kegelisahan nya selama ini.

PESAN MORAL NYA

Kisah ini memberi pelajaran yang sangat berharga 
     bahwa .....
nikmat ...kebaikan Allah telah dicurahkan begitu banyak kepada kita,
...... namun ....
seringkali banyak diantara kita sibuk mencari...mencari...dan...mencari... menanti ....menanti..dan... menanti....sesuatu yang belum ada

......sehingga....

kita lupa MENSYUKURI dengan apa yg sdh kita terima dan kita miliki

Hargai apa yang kita MILIKI
       SAAT INI.
KEBAHAGIAAN tak akan  pernah datang kepada mereka 
    yang tidak pernah 
       MENGHARGAI
      apa yang telah
           DIMILIKI

KEBAHAGIAN SEJATI
     bukanlah
Seberapa banyak yg bisa kita hasilkan dan miliki;
     namun
Rasa Syukur...atas semua yg sudah kita terima dan miliki.


 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : Bambang H

Penulis                   : -
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments