Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

Setarakan dengan Madzhab Syafi'i dan Maliki, Quraish Shihab Sebut Syiah Benar Artikel Syiah



Quraish Shihab: Syafi’i Benar, Malik Benar, Syiah Benar (??????????)

Quraish Shihab dalam sebuah video yang dipublikasikan oleh Muis Singapore pada Desember 2018, berbicara tentang hukum mengucapkan natal yang pada kesimpulannya beliau memperbolehkannya sepanjang tidak dengan Akidah.

Namun, dalam kelanjutan penjelasannya, beliau juga berbicara tentang perbedaan pendapat di antara umat Islam itu sendiri dalam konteks yang lebih luas. “Mempersatukan segala sesuatu itu mustahil. Gunung saja beragam, tumbuh-tumbuhan beragam, manusia beragam. Kita boleh jadi punya rambut sama hitam tapi fikiran kita berbeda-beda. Alquran menggariskan satu prinsip, boleh berkelompok-kelompok, tapi jangan berkelahi, jangan berselisih. Kita harus bisa berkata lagi, sebenarnya Allah mau kita berbeda, tapi Dia tidak mau kita bertengkar,” ujar Quraish.

Beliau melanjutkan, “Kalau Allah mau kita sama, Quran tidak bisa mengandung penafsiran yang berbeda-beda. Saya kalau berkata ‘Saya belum makan’ apa artinya? Bisa berarti saya lapar, bisa berarti saya masih kenyang, bisa berarti jangan habiskan makanan itu. Beda-beda kan? Ayat Alquran juga begitu. Anda paham begini, saya paham begini, itu paham begini, semuanya bisa benar, dan semua bisa salah.”

Perbedaan Madzhab dalam Islam

Terkait perbedaan madzhab di dalam Islam, beliau menjelaskan, “Tuhan berikan kepada setiap orang yang punya otoriti untuk memberi pendapat, bahwa kalaupun salah dikasih ganjaran (pahala). Jadi, ada Syafi’i, ada Maliki, ada Syiah, ada Salafi dan sebagainya, kita jangan berkelahi. Alquran itu seperti hidangan Ilahi, semakin kaya orang semakin beragam hidangannya. Apakah anda marah kalau anda undang saya, Anda siapkan teh, siapkan kopi. Kalau saya pilih teh? Tak marah ya.  Kalau ada yang pilih kopi silahkan, ada yang pilih teh, kita bisa bersatu.

“Jadi kalau mau paham Salafi, mau paham Syiah, selama tidak bertentangan dengan prinsip prinsip dasar agama, itu titik temu. Yang salah kalau Anda maki saya, yang salah kalau Anda kafirkan saya. Karena yang kafir itu dalam Islam yang tidak mempercayai rukun iman, ya kan? Akidah. Kalau beda fiqih, beda pandangan, beda ini, silahkan. Tuhan juga mau kita begitu, ‘Ihktilaaf Ummatii Rahmah’ (Perbedaan umatku adalah rahmat). Saya kira itu pendapat saya.” Islamindonesia.id



note ; Pendapat dari pihak Syiah...

 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : syiahindonesia.com

Penulis                   : -
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments