Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

DAGELAN DI ISTANA Nasional




Di Negeri ini sudah sangat terbiasa kita menyaksikan dagelan dan sandiwara yang lucu dan menyenangkan.
Salah satu dagelan yang sangat tidak lucu, menjengkelkan bahkan sangat menyakitkan perasaan ummat Islam, adalah ketika hari besar Islam seperti peringatan Maulud Nabi di Istana atau di Istiqlal yang diselenggarakan tau ubahnya sandiwara dan dagelan yang dihadiri para Petinggi Negara, Wakil Rakyat,  beberapa Duta Besar dan Ulama.


Pertanyaannya,   untuk apa sebenarnya  acara ini digelar ? 

Konon katanya dalam rangka memetik hikmah wajibnya setiap muslim menjadikan Rasululloh SAW sebagai "Uswatun hasanah".

Benarkah mereka hadir dengan maksud seperti itu ?  Rasanya sulit untuk menyatakan "Ya", mengapa ? Rasululloh SAW mencontohkan dan mengingatkan ummatnya untuk meng-Islamkan diri secara kaffah - totalitas - mewarnai setiap detik kehidupan (Q.S. Al Baqarah 208). Sementara mayoritas yang hadir selama ini dengan tegas menentangnya, bahkan tidak segan-segan mengkriminalisasikan para ulama yang memperjuangkannya tegaknya syariat Islam.

Rasululloh mengharamkan upaya memisahkan Agama dari  kehidupan termasuk dalam kehidupan bermasyarakat dan ber Negara, sementara sebagian dari mereka dengan  lantang mengharamkan Agama ikut campur dalam urusan Negara.

Rasululloh mengorbankan  waktu, perasaan, tenaga, fikiran, harta bahkan nyaris  nyawanya demi  menggapai ridho Alloh SWT serta agar ummat manusia terhindar dari kekufuran, kemusyrikan dan dari jalan yang  sesat dan menyesatkan. 
Sementara mereka malah bersepakat meninggalkan "shirothol mustaqeim"  -jalan kehidupan  yang diridhoi Alloh SWT -  untuk kemudian menempuh "shirothosy syayaatiin" - jalan kehidupan yang sangat layak untuk dimurkai bahkan dilaknat Alloh SWT -  dengan menolak bahkan menentang keras tegaknya syariat Alloh dalam kehidupan bermasyarakat dan ber Negara. 

Jika Rasululloh senantiasa menampilkan akhlak yang sangat mulia jauh dari hubbud dunia, Mereka justeru lebih sering menampilkan keperibadian yang  saking hubbul maal wa ar riyaasah - cinta harta dan kedudukan -  tidak jarang mengorbankan kepentingan orang banyak demi ambisi meraih dan atau mempertahankan kekuasaan. 

Demi cintanya Rasululloh kepada Alloh SWT dan demi  tegaknya  kebenaran Illahi, beliau dengan tegar menghadapi  berbagai bentuk hinaan, caci maki, fitnah,  dimusuhi,  dibenci dan bahkan  nyaris dibunuh oleh musuh musuh Alloh. Sementara  diantara para Ulama yang hadir, malah dengan bangga menyatakan, jika mereka sangat dicintai bahkan oleh musuh-musuh Alloh. Mereka begitu sangat yakin jika mereka   tidak punya lawan dan musuh yang membenci apalagi yang berniat membunuh mereka.

Jika Rasululloh  diutus Alloh untuk menegakkan Islam yang rahmatan lil 'aalamiin dengan memperjuangkan tegaknya risalah Illahi  dalam kehidupan, maka mereka yang sudah terlanjur di "Ulama" kan masyarakat itu dengan angkuhnya mengklaim  sebagai penganut Islam moderat, Islam yang toleran,  Islam yang rahmatan lil 'aalamiin, serta menuduh ulama pewaris nabi yang sedang memperjuangkan tegaknya syariat Islam sebagai  kelompok Islam radikal , garis keras yang intoleran.
 
Ya tentu saja mereka tidak punya musuh yg membenci mereka seperti bencinya kafir quraisy kepada Rasululloh SAW , karena  mereka tidak pernah menyampaikan dengan tegas mana yg hak dan mana yang batil. Bahkan selama ini mereka tampak sibuk membolak balik yang batil menjadi hak dan yang hak menjadi batil, asal dicintai orang orang yang dimurkai Alloh , dan siap untuk dibenci  Alloh SWT.

Bagaimana mungkin bisa dikatakan  mereka mencintai Rasul , sementara begitu seringnya mereka mempertontonkan sikap menentang ajaran yang disampaikan Rasululloh SAW. 

Lalu salahkah jika orang berkeyakinan, bahwa mereka hanya sedang bersandiwara seolah-olah mencintai Rasul, hakekatnya lewat peringatan maulud  mereka sebenarnya justeru sedang melecehkan Rasul dan risalah Islam yang dibawanya. Wallohu a'lam


 

#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : K.H. Athian Ali M Dai, Lc,.MA


Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments