Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

212 : SEMANGAT KAUM TERTINDAS Nasional


 

by M Rizal Fadillah

212 dulu adalah perlawanan melawan penindasan politik dan hukum. Begitu masif kekuasaan membangun kekuatan untuk mengalienasi umat Islam dari konsolidasi persaudaraan. Betapa halangan dilakukan untuk terealisasi acara 212 di Monas. Sinyal perlawanan kaum tertindas sangat nyata dari Khutbah Jum'at fenomenal Habib Rizieq yang Allah SWT takdirkan mengganti Ma'ruf Amin yang tak hadir di momen perjuangan umat.  

Kini reuni 212 bukan sembarang reuni. Akan datang kaum muslimin dari berbagai penjuru negeri dengan semangat dan rela berkorban. Faham tak ada panggung untuk mencari pujian. Niat hanya cukup berkumpul ingin menujukkan kebersamaan dan syi'ar. Berkumpul, berjamaah, hadir dalam kesatuan  ukhuwah, da'wah, dan izzatul Islam.
Tanpa komando. Cukup ada panitia yang mengatur agenda. Bendera tauhid akan marak berkibar, setelah dinistakan, dibakar. 

Penguasa semestinya sadar, inilah perlawanan kaum yang tertindas. Kaum yang tertindas secara ekonomi, secara hukum, dan terlebih lebih secara politik. Penguasa seharusnya faham bahwa umat Islam sedang terluka oleh gaya dan cara mengatur pemerintahan. Penguasa semestinya berfikir ulang bagaimana cara menempatkan aspirasi umat Islam lebih proporsional. Umat tidak akan bergerak datang ke monas ber reuni jika pemerintah ini benar, adil, dan layak. Semestinya ini momen introspeksi besar. Ada yang salah dalam mengatur negara, salah mengendalikan aparat, salah memfasilitasi pengusaha, salah membela habis habisan yang bayar. Negara yang tergadaikan. 

Umat bergerak dengan dorongan semangat untuk unjuk diri pada penguasa penindas. Tak ada dalam sejarah kekuasaan itu abadi. Kini kuat esok lemah. Kini segalanya bisa diatur, besok kesana sini akan terbentur. Martabat pun hancur. Suara rakyat adalah suara Tuhan. Melawan perasaan dan melukai rakyat, memancing kemarahan Tuhan. "God will not gamble with the universe". Tidak ada judi dalam alam. Semua sudah ada hukumnya. Dan hukum itu adalah penindas rakyat mesti jatuh. 

212 dan reuni nya bukan untuk menjatuhkan. Hanya silaturahmi. Tapi dalam dada peserta re uni ada sesak atas kondisi umat, agama Islam, dan para pemimpinnnya yang diperlakukan tak adil. Rasa tertindas. 
Allah senantiasa membuktikan kekuasaan dan kebesaran-Nya. Mereka yang bermain-main dengan kekuasaan dan kebesaran Allah, dipastikan tak akan mampu berbuat apa apa. 

Allah SWT senantiasa berpihak pada kaum yang tertindas. Kaum itu akan menang. 

Bandung, 1 Desember 2018

 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : M. Rizal Fadillah 
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...

 

 



Comments