Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

PEMBERANGUSAN JUTAAN MUSLIM OLEH REZIM KOMUNIS CINA ! Internasional



Achmad Fathoni (Dir. El Harokah Research Center)

Dunia tidak mampu mencegah Cina yang ingin menghapus identitas Muslim Uighur. Penindasan Komunis Cina terhadap Umat Muslim khususnya di Xinjiang semakin menjadi-jadi. Hingga hari ini Cina masih menahan sekitar satu juta Muslim di kamp-kamp penahanan.

Cina juga dituduh memaksa orang Uighur untuk meninggalkan keyakinan mereka. Pihak berwenang Cina telah melarang puasa Ramadhan, serta pembelajaran Alquran untuk anak-anak muda. Cina telah menempatkan setidaknya tiga juta orang di kamp-kamp. Di kamp-kamp ini mereka dipaksa untuk meninggalkan Islam, mengadopsi ateisme, dan berjanji setia kepada negara Cina.

Sebelumnya kaum Muslim telah terbiasa untuk melihat Barat sebagai musuh umat Islam, yang sebelumnya bertanggung jawab atas penjajahan dan eksploitasi kaum Muslim dan pada zaman ini tidak terhitung penghancuran dan pembantaian terhadap kaum Muslim melalui perang yang dilakukan di banyak negara Muslim. Semua hal ini menyebabkan sebagian Muslim mengira bahwa Cina dapat menjadi mitra atau teman yang lebih baik bagi umat Islam, sebagaimana generasi sebelumnya yang mencari hubungan semacam itu dengan Uni Soviet.

Namun, penahanan yang diungkapkan baru-baru ini yang belum pernah terjadi sebelumnya mungkin terhadap satu juta kaum Muslim di ‘kamp-kamp pendidikan ulang’ China telah mengungkap realitas sejati China Komunis. Artikel di atas menjelaskan beberapa detail dari sistem penjara rumit yang dirancang untuk kaum Muslim Uighur China:

Para pembela HAM dan para ahli hukum mengatakan penahanan massal di wilayah barat laut Xinjiang adalah pelanggaran HAM kolektif terburuk di China dalam beberapa dekade. Kaum Muslim Cina di kamp-kamp itu dipaksa untuk mengukuti kelas setiap hari, mencela beberapa aspek Agama Islam, mempelajari budaya China arus utama dan berjanji untuk setia kepada Partai Komunis China. Beberapa tahanan yang telah dibebaskan menggambarkan penyiksaan yang dilakukan oleh para petugas keamanan. Para pejabat China menyebut proses itu sebagai “transformasi melalui pendidikan” atau “pendidikan kontra-ekstremisme.” Tetapi mereka tidak mengakui bahwa kelompok besar umat Islam sedang ditahan.

Pemerintah Cina tidak pernah memberikan sedikitpun kesempatan bagi Muslim di negeri itu. Sepanjang sejarah terjadi pembantaian dan penyiksaan serta pengusiran terhadap Muslim. Pemerintah komunis Cina menganggap agama Islam, sebagai candu dan musuh negara. Kekejaman terus dipraktekkan dengan sistematis oleh pemerintah Cina, tujuannya menghapus Muslim dari negeri komunis itu.

Disamping karena memiliki kekayaan sumberdaya alam yang melimpah mulai dari minyak, batubara, dan gas alam, letak Xinjiang yang strategis membuat penguasa China selalu menekan masyarakat Uighur dari masa ke masa. Ada berbagai macam bentuk diskriminasi dan penindasan yang dilakukan oleh pemerintah China terhadap Muslim Uighur.

Pada tahun 1990, pemerintah China melarang pembangunan masjid dan madrasah. Hal ini berujung pada konflik kekerasan antara umat Muslim di Xinjiang dengan pemerintah, sebagaimana kata Anshari Thayib, dalam buku Islam di China.

Pemerintah China juga menerapkan kebijakan Srtike Hard yaitu memperketat pengendalian terhadap kegiatan agama, membatasi pergerakan orang, dan menahan orang yang dicurigai mendukung gerakan separatis, pada tahun 1996. Terutama terhadap Muslim Uighur. Pada bulan Juli 2009, konflik kekerasan besar terjadi dengan melibatkan antara warga suku Uighur dengan suku Han di Urumqi, ibukota Xinjiang. Penyebabnya karena suku Uighur menolak pelarangan-pelarangan dari pemerintah Cina di Xinjiang dan adanya perbedaan perlakuan terhadap suku Uighur dan suku Han.

Akibat peristiwa ini, 197 orang tewas, 1700 orang terluka, dan 1434 Muslim Uighur diculik serta dihukum oleh pemerintah China. Kesewenang-wenangan Pemerintah China kepada rakyat Muslim Uighur. Di mana memberlakukan tidak adil semakin ditampakkan oleh pemerintah China ketika Beijing melarang Muslim Uighur berpuasa. Bahkan, melarang melaksanakan shalat tarawih.

Kebijakan pemerintah itu dilaksanakan dengan memaksa perusahaan-perusahaan swasta supaya menawarkan makan siang selama bulan puasa kepada karyawan Muslim Uighur. Bagi yang menolak makan diancam kehilangan bonus tahunan serta pekerjaan.

Pemerintah juga memaksa sekolah-sekolah menyediakan makan siang selama bulan puasa dan melarang siswa dibawah 18 tahun untuk berpuasa dan beribadah. Pemerintah juga memaksa restoran untuk tetap buka sepanjang hari.

Pemerintah China juga membatasi Muslim Uighur yang ingin beribadah ke masjid dan shalat Jumat berjamaah harus mendaftar dengan kartu identitas nasional mereka. Umat Muslim juga diminta menandatangani semacam surat tanggung jawab yang isinya berjanji untuk tidak berpuasa dan shalat tarawih atau kegiatan keagamaan lainnya selama bulan Ramadhan.

Pemerintah juga memasang 17.000 kamera pengintai di Urumqi untuk mengawasi setiap kegiatan Muslim Uighur. Hal ini guna terus menerus mematai-matai kegiatan yang dilakukan oleh Muslim di wilayah itu. Pemerintah sangat waspada segala bentuk kegiatan Muslim di wilayah itu. Pembantaian sadis Umat Islam Uighur di China oleh Aparat Kafir Komunis dan Suku Han. Cina mayoritas penduduknya adalah suku Han. Mereka yang menguasai seluruh jaringan kekuasaan di negeri komunis itu. Karena itu, mereka sangat tidak toleran terhadap suku lainnya, termasuk golongan Islam di Uighur, yang bukan suku Han.

Muslim Uighur juga sulit untuk melaksanakan ibadah haji karena tidak bisa mendapat paspor. Proses pembuatan paspor dipersulit dan pemerintah China juga membatasi biro perjalanan haji.

Kesejahteraan ekonomi antara Muslim Uighur dengan suku China Han juga sangat jauh jaraknya. Suku Han mendapat gaji empat kali lebih besar daripada suku Uighur meskipun pekerjaannya sama.

Dikarenakan penindasan dan penjajahan pemerintah komunis China terhadap Muslim Uighur itulah, maka wajar muncul perlawanan dari kaum muslim Uighur. Perlawanan Muslim Uighur bukan lantas menjadikan pemerintah China lebih memperhatikan mereka, namun justru menjadi pembenar untuk semakin menindas muslim Uighur.

“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam berkasih sayang bagaikan satu tubuh, apabila satu anggota badan merintih kesakitan maka sekujur badan akan merasakan sakit karena demam”. (HR. Muslim).

Kaum muslim Uighur sebagai pihak minoritas mengalami penindasan dan kezhaliman dari pemerintah China. Kezaliman itu terus berlangsung sampai hari ini, tanpa henti, dan melakukan aksi kekerasan senjata terhadap Muslim di wilayah itu.

Di manapun kelompok Cina, pasti jika mereka memiliki kekuasaan akan menindas golongan Muslim secara kejam, tanpa belas kasihan.

Wahai kaum Muslim yang terhormat di seluruh penjuru dunia! Saudara-saudara Anda di Cina memanggil Anda. Untuk itu Anda harus ikut merasakan sakit guna menolong mereka. Sungguh, mereka tengah menanti Anda untuk datang dan membuka pintu-pintu penjara dengan membawa kabar baik tentang kembalinya Khilafah ‘ala minhājin nubuwah setelah para sipir mereka saat ini membidik kunci penjara mereka. Mereka menunggu untuk bisa melihat putri-putri dan saudari-saudari mereka hidup di bawah keamanan negara Islam yang akan melindungi mereka. Apakah Anda akan memenuhi panggilan mereka? Allah SWT berfirman: “Jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan.” (TQS Al-Anfāl [8] : 72). [IJM]


 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#ANNAS
#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

#ANNASINDONESIA
 

Dikutip dari             : Muslim Djamil

Penulis                   : -
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments