Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

SIDIQ Oase Iman


 

SIDIQ (benar, jujur, lurus, tulus) merupakan tempat persinggahan yang paling agung dan juga merupakan asal usul tempat-tempat persinggahan lainnya. Sidiq merupakan jalan paling lurus. Siapa yang tidak berjalan diatasnya berarti ia adalah orang yang gagal dalam perjalanannya.

Dengan sidiq ini pula dapat dibedakan antara orang munafik dan orang yang beriman, antara penghuni surga dan penghuni neraka. Sidiq merupakan pedang Allah dibumi, yang setiapkali diletakan diatas sesuatu, maka akan memotongnya. Dan setiap kebatilan yang dihadapinya maka ia akan menebasnya hingga habis.

Sidiq merupakan ruh amal, poros segala keadaan, pintu masuk orang-orang yang hendak menuju tempat Allah. Dasar bangunan agama dan sendi keyakinan. Derajatnya mengikuti derajat nubuwah, yang merupakan derajat paling tinggi. Mata air dan sungai disurga mengalir ketempat para siddiqin atau sadiqin (orang-orang yang benar).

Allah memerintahkan orang-orang yang beriman agar Bersama orang-orang yang benar karena mereka termasuk orang-orang yang secara khusus mendapatkan nikmat Allah Bersama para Nabi, syuhada dan salihin dan mereka inilah teman-teman yang paling baik sebagaimana firman-Nya dalam QS. At-Taubah, 9. 119 dan QS. An-Nisa, 4. 69.

Allah telah mengabarkan tentang orang-orang yang berbuat kebajikan dan memuji mereka karena amal mereka berupa iman, kepasrahan diri, sabar dan benar. Bahwa mereka adalah orang-orang yang memiliki sidiq. Allah juga membagi manusia menjadi sidiq dan munafik, sebagaimana firman-Nya dalam QS. Al-Ahzab, 33. 24.

Asas keimanan adalah sidiq. Sedangkan asas kemunafikan adalah dusta. DUSTA dan IMAN tidak akan bersatu, tapi yang satu akan memerangi yang lainnya. Allah juga mengabarkan bahwa tidak ada yang bisa menyelamatkan hamba dari siksa pada hari kiamat selain dari sidiqnya.

Sidiq dalam perkataan artinya menegakan lisan dalam perkataan seperti tegaknya bulir pada tangkainya. Sidiq dalam perbuatan artinya menegakan amal pada perintah dan mengikuti sunah, seperti tegaknya kepala diatas jasad. Sidiq dalam keadaan artinya menegakan amal hati dan anggota tubuh pada keikhlasan. Seberapa jauh kesempurnaan perkara-perkara ini dan tegaknya maka sejauh itu pula sidiqnya.

Karena itu Abu Bakar yang memiliki puncak tanda sidiq disebut As-Sidiq sementara itu As-Sidiq lebih tinggi daripada As-Saduq, dan As-Saduq lebih tinggi daripada As-Sadiq yang semua merupakan pelaku dari sifat sidiq (Ibnu Qoyyim Al Jauziyyah. Madariju As-Salikin Manzilu Iyyaka Na’budu wa Iyyaka Nasta,inu, jzu 2. Tt. 279-288).

Sumber Al-Qur’an Cordoba the Amazing

 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam Program ANNAS PEDULI PALU dan DONGGALA

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Mandiri :
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)

Deskripsi : #ANNASPEDULIPALU&DONGGALA

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 2237 23714

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Sabtu 09.00 sd 15.30


#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation

 

Dikutip dari             : Muslim Djamil

Penulis                   : -

 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments