Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

Jemaat Ahmadiyah Indonesia ( JAI ) MELANGGAR ATURAN Kegiatan ANNAS


 

Terkait dengan  rencana Apel Besar Tingkat Jawa Barat oleh Jemaat Ahmadiyah Indonesia  ( JAI ) bertempat di Wilayah Cibeunying Kaler Kota Bandung pada tanggal 28 September 2018, redaksi berhasil mewancarai Ketua Umum Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS), K.H. Athian Ali M. Da'i, Lc., M.A. melalui sambungan telepon. 

KH.Athian menyatakan bahwa dirinya telah menerima informasi tentang adanya penolakan dari 15 ormas Islam yang menolak keras diadakannya Apel Besar tersebut oleh Jemaat Ahmadiyah

Terkait langkah-langkah apa yang telah ditempuh ANNAS untuk mengantisipasinya, KH. Athian mengatakan, beliau mendorong perwakilan ke 15 ormas Islam  untuk menyerahkan surat kepada Kapolres Kota Bandung. 

Penolakan ke 15 ormas didasari karena  Acara tersebut sangat bertentangan dengan  :

Pertama : Undang-Undang Nomor 1/PNPS tahun 1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama.

Kedua :  Surat keputusan Bersama Menteri Agama, Jaksa Agung dan Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2008, Nomor Kep.033/A/JA/6/2008 dan nomor 199 Tahun 2008 tentang Peringatan dan Perintah kepada Penganut, Anggota, Pengurus Jemaat Ahmadiyah (JAI) dan warga masyarakat, dimana memutuskan dan menetapkan pada butir kedua : Memberi peringatan dan memerintahkan kepada penganut, anggota,dan/atau anggota pengurus Jemaat Ahmadiyah Indonesia ( JAI ) sepanjang mengaku beragama islam, untuk menghentikan penyebaran penafsiran dan kegiatan yang menyimpang dari pokok-pokok ajaran Agama Islam, yaitu penyebaran paham yang mengakui adanya nabi dengan segala ajarannya setelah Nabi Muhammad SAW. 

Ketiga : Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 12 Tahun 2011 tentang Larangan Kegiatan Jemaat Ahmadiyah di Jawa Barat. Dimana dinyatakan pada bab III pasal 3 butir (1) penganut,anggota/ atau anggota pengurus Jemaat Ahmadiyah dilarang melakukan aktifitas dan/atau kegiatan dalam bentuk apapun sepanjang berkaitan dengan kegiatan penyebaran penafsiran dan aktifitas yang menyimpang dari pokok-pokok ajaran Islam.

Keempat :  Fatwa MUI Nomor: 11/MUNASVII/MUI/152005 tentang Aliran Ahmadiyah. Dimana pada butir (1) menegaskan kembali fatwa MUI dalam Munas II tahun 1980 yang menetapkan, bahwa aliran Ahmadiyah berada diluar Islam, sesat dan menyesatkan, serta orang Islam yang mengikutinya adalah murtad. Pada butir ketiga tegas dinyatakan bahwa pemerintah berkewajiban untuk melarang penyebaran Ahmadiyah di seluruh indonesia dan membekukan organisasi serta menutup semua tempat kegiatan.

Diakhir wawancara, K.H. Athian berharap agar  aparat bersikap tegas menegakkan aturan, dan semua pihak taat mengikuti aturan , agar suasana yang kondusif tetap bisa terwujud di Negeri yang sama sama kita cintai ini.

 

#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation


 

Dikutip dari             : -

Penulis                   : ANNAS Media


Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments