Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

KAPAN LAILATUL QADR ? Oase Iman


 

Dalam Tafsir Ibnu Katsir disebutkan sebuah riwayat hadis yang juga ditulis oleh Imam As-Suyuti dalam kitabnya Ad-Durr al-Mantsur sbb:
Dari Ali bin Urwah: Rasulullah Saw menyebitkanpada suatu hari ada 4 orang dari Bani Israil, mereka beribadah kepada Allah selama 80 tahun dan selama itu sama sekali tidak pernah berbuat maksiat kepada Allah Ta’ala sedikit pun. Mereka Ayyub, Zakariya, Hizqil bin Ajuz dan Yusya’ bin Nun.

Para sahabat Rasulullah Saw taajjub benar dengan ibadah mereka. Malaikat Jibril kemudian berkata:Hai Muhammad!, ummatmu begitu taajjub dengan ibadahnya mereka selama 80 tahun tanpa berbuat maksiat sedikitpun. Allah telah menurunkan yang lebih baik dari itu. Jibril membaca surah alQadr. Ini lebih mulia dari pada pada yang engkau kagumi dan juga dikagumi oleh ummatmu. Maka gembiralah Rasulullah Saw, begitu pula para sahabat beliau.

Allah Ta’ala memberitahu bahwa Lailatul Qadr, Malam Kemulyaan, lebih mulia dari pada 1000 bulan, artinya lebih mulia dari pada 83 tahun 3 bulan. Ibadah apa saja yang dikerjakan dengan ikhlas akan dikalikan setara dengan ibadah tsb selama lebih dari 83 tahun 3 bulan. Padahal belum tentu umur kita mencapai 83 tahun 3 bulan. Alangkah Maha kasih dan sayangnya Allah sang Maha pencipta, kepada hambanya yang soleh.

Bahkan Rasulullah Saw menjelaskan lebih lanjut sbb:
أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ، حَدَّثَهُمْ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: «مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ، وَمَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ»صحيح مسلم
Bahwa Abu Huraerah berkata: Rasulullah Saw bersabda: Barang siapa melaksanakan siyam Ramadhan dengan iman dikerjakan sebaik baiknya maka dosanya yang telah lalu diampuni. Barang siapa melaksanakan Qiyamul Lail di malam Kemulyaan (lailatul qadr) dengan iman dikerjakan sebaik baiknya maka dosanya yang telah lalu diampuni. Sahih Muslim.

Kini Bulan Ramadhan sdh di pertengahan bulan. Ada tentu kesempatan untuk meningkatkan amalan yang terkait dengan Ramadhan. Bahkan ini lebih urgent yaitu berjuang untuk mendapatkan ‘Malam Kemulyaan’. Malam itu para malaikat dan malaikat Jibril turun ke langit dunia. Malam itu penuh kedamaian sampai terbitnya waktu subuh. Bila kita berpikir jernih, mestinya kita harus bersiap diri dengan sungguh sungguh untuk mendapatkannya.

Pertanyaannya kapan turunnya Lailatul Qadr?

Lailatul Qadr itu rahasia Allah. Kapan Allah menurunkannya. Tentu Rasulullah Saw pernah mengalaminya sendiri. Tetapi beliau dibuat lupa malam kapan turunnya Malam Kemulyaan tsb.

Perhatikan diskusi sahabat Nabi sbb:
Abdullah bin Masud Ra. berkata: Barang siapa melaksanakan qiyamullail sepanjang tahun, pastilah ia akan mendapatkan lailatul qadr.

Ubay bin Ka’b menyela: Demi Allah yang tiada tuhan kecuali Dia. Sesungguhnya ia ada di bulan Ramadhan. 
Demikian ia bersumpah menyatakan adanya pengecualian.

Ubay Ra. berkata lagi: Dan demi Allah, sungguh saya tahu malam kapan itu, Yaitu di malam yang Rasulullah Saw menyuruh kita untuk melaksanakan qiyamullail, yaitu esoknya kita siyam tanggal 27 Ramadhan. Tandanya pagi itu matahari bersinar putih tidak memancarkan cahaya yang kuat. Sahih Muslim.

Yang jelas Lailatul Qadr hanya turun sekali setahun di bulan Ramadhan. Namun banyak hadis Nabi Saw memberitahukan waktunya ternyata berbeda beda. Yaitu.
1. Salah satu malam pada puluhan kedua bulan Ramadhan. Riwayat Abu Said alKhudzri, sahih Muslim.
2. Salah satu malam pada puluhan ke tiga bulan Ramadhan. Riwayat Abdullah bin Umar dalam Sahih Muslim. Riwayat Aisyah Ra, Sahih Bukhari.
3. Salah satu malam pada 9 hari terakhir Ramadhan. Riwayat Abdullah bin Umar dalam Sahih Muslim.
4. Salah satu malam pada tujuh hari terakhir Ramadhan. Riwayat Abdullah bin Umar dalam Sahih Muslim.
5. Salah satu malam tanggal ganjil pada puluhan ke tiga bulan Ramadhan
6. Salah satu malam tanggal 21 besok tanggal 22, atau malam tanggal 23 besok tanggal 24 atau malam tanggal 25 besok tanggal 26 Ramadhan. Riwayat AbuSaid alKhudzry, sahih Muslim.
7. Pada malam tgl 27 Ramadhan. Riwayat Ubay bin Ka’b, Sahih Muslim.

Nuzulul Quran

Banyak orang lengah bahwa Lailatul Qadr pernah bertepatan dengan diturunkannya al-Quran. Bertepatan, karena Allah berfirman bahwa Al-Quran diturunkan pada malam itu sekali gus dari Lauh Mahfudz ke Baitul Izzah, Langit Dunia. Selanjutnya alQuran diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw dibawa oleh Malaikat Jibril sesuai dengan kebutuhan selama 23 tahun.
Kapan Nuzulul Quran, sesuai dengan firman Allah berikut?
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (سورة القدر 1)
Sungguh Kami telah menurunkannya (al-Quran) pada LailatulQadr (Malam Kemulyaan).

Allah menerangkan sendiri dalam ayat 185 al-Baqarah bahwa Qur’an diturunkan di bulan Ramadhan. Tanggal berapa Ramadhan? Allah menerangkan tanggalnya yaitu bertepatan dengan hari, sekali lagi bertepatan dengan hari bukan tahun, hari terjadinya perang Badar. Perhatikan surah ayat pertama juz 10, yaitu ayat 41 surah al-Anfal. 
وَمَا أَنْزَلْنَا عَلَى عَبْدِنَا يَوْمَ الْفُرْقَانِ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِ وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ [الأنفال: 41]
dan kepada apa yang kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqaan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan (Perang Badar). Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Para ahli sejarah berselisih pendapat tanggal terjadinya Parang Badar. Pendapat yang paling kuat sesuai dengan hasil penelitian adalah tanggal 17 Ramadhan.

Kapan Persisnya?

Sampai disini kita cenderung memahami persisnya Lailatul Qadr adalah rahasia Allah. Siapa yang berminat carilah sepanjang malam-malam Ramadhan yang masih tersisa.
Bila kini sudah pertengahan Ramadhan kemungkinannya masih ada setengah bulan lagi. Memang Siyam, sudah kita laksanakan, namun masih terasa belum sempurna. Terawih, sudah dikerjakan namun terasa belum khusyu’.

Tilawah, masih terkendala dengan kegiatan yang lain padahal ini adalah ‘Bulan alQuran’. Musuh paling terasa menyerang kegiatan ramadhan adalah menunda-nunda, malas dan rasa kantuk yang luar biasa. Padahal kita tentu ingin menggapai ampunan ilahi, mengantongi ridhaNya dan mengharap rahmatNya.

Terlalu sayang kita lewatkan. Terlalu mahal kita abaikan. Sungguh sangat berharga kita cari si dia di malam malam kedepan, lebih lebih pada 10 hari terakhir Ramadhan dengan ber-i’tikaf di masjid. Itulah malam yang lebih mulia dibandingkan dengan 1000 bulan. Malam yang lebih mulia dari hari raya, apa lagi tahun baru, atau hari kelahiran. 
Ia lebih mulia dari pada 83 tahun 3 bulan. 


Fatchul Umam 15 Ramadhan 1439/31 Mei 2018.


 

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program ANNAS FOUNDATION

Ke No. Rek. an. ANNAS FOUNDATION
Bank Muamalat :
129 000 3048 (Wakaf)
129 000 3049 (Shodaqoh)
129 000 3050 (Zakat)

Bank Mandiri :
13000 41 3000 40 (Wakaf)
13000 51 3000 54 (Shodaqoh)
13000 41 3000 57 (Zakat)

Hubungi Hot Line Kami 
Di 081 12345 741

Atau Bisa Langsung Ke Kantor Kas ANNAS Foundation 
Di Jl. CIJAGRA RAYA NO 39 
BANDUNG
Senin sd Jumat 09.00 sd 15.30


#SyiahbukanIslam
#JundullahANNAS
#GEMAANNAS
#GARDAANNAS
#ANNASFoundation


 

Dikutip dari           :  -

Penulis                  : Fatchul Umam
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments