Quotes

  • IKHLAS adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah

  • Solusi untuk setiap masalah adalah dengan Sabar dan Istighfar

  • Kesalahan terburuk kita adalah tertarik pd kesalahan orang lain

  • “Hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (Q,S Yusuf: 86)

  • Kegelisahan akan hilang saat shalat dimulai

ADA ALASANNYA MENGAPA MUSLIM BISA BENCI ISLAM Oase Iman


 

Oleh Ustadz Fatih Karim

Assalamu 'alaikum warohmatullohi wabarokatuh.

Sahabat cinta Qur'an yang dirahmati Allah, tidak ada duka, tidak ada bencana, tidak ada kesedihan yang mendalam kecuali satu :
*SEORANG MUSLIM TAKUT KEPADA AGAMANYA SENDIRI*. Seorang muslim *ALERGI* terhadap syari'ah, seorang muslim takut terhadap *KHILAFAH*, seorang muslim bahkan sampai pada level *BENCI KEPADA AGAMANYA SENDIRI*.

Kepedihan yang mendalam ini tentu beralasan karena yang pertama memang ada upaya menakut-nakuti ummat agar takut kepada agamanya sendiri.

Yang ke dua karena memang ummat Islam enggan belajar Islam. Semakin parah lah kondisi, semakin lengkap lah penderitaan, karena memang ada upaya dari pihak *EKSTERNAL* untuk menakut-nakuti Islam, menakut-nakuti kaum muslimin untuk ber-Islam, yang ke-dua ditambah lagi : umat Islam tidak mau belajar Islam. Umat Islam tidak mau mengkaji Islam, sehingga hari ini kita lihat dimana-mana *UMAT ISLAM YANG MENENTANG SYARI'AH, UMAT ISLAM YANG MENOLAK KHILAFAH, UMAT ISLAM YANG TIDAK MENGENAL PANJI-PANJI ISLAM, UMAT ISLAM YANG MENOLAK HUKUM-HUKUM YANG BERASAL DARI ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA*.

Umat Islam tidak terima dengan hukum waris, umat Islam menolak hukum poligami, umat Islam sendiri yang kemudian menolak hukum yang terkait dengan persaksian wanita dan pria. Umat Islam sendiri yang tidak setuju terhadap larangan presiden wanita dan seterusnya. Siapa yang menolak syari'ah? Tentu umat Islam sendiri. Dua faktor yang saya sebutkan tadi terjadi ditengah-tengah kita.

Barat (orang-orang kafir) memang telah berupaya pagi dan siang, juga malam untuk menakut-nakuti kaum muslimin agar kaum muslimin *TIDAK MAU MENGAMBIL ISLAM*. Maka *"Kalau mengambil Islam berarti terjadi lah kemunduran"* . *"Kalau mengambil Islam ketertinggalan"* . *"Kalau mengambil Islam kembali ke jaman batu"* . *"Kalau mengambil Islam maka terjadilah kesengsaraan"* , ini yang terus di campain, ini yang terus diopinikan oleh barat *AGAR KAUM TAKUT TERHADAP ISLAM*.

Yang ke-dua : *Umat Islam rendah kesadaran untuk belajar Islam secara mendalam. Andai saja umat Islam mau belajar Islam.* Mereka takut dengan syari'ah. Apa yang mereka takutkan dengan syari'ah? Bukankah syari'ah itu adalah aturan yang Maha Sempurna dari yang Maha Sempurna Allah Subhanahu wa ta'ala untuk mengatur diri kita?

Bahkan Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman :

اَ لْيَوْمَ اَكْمَلْتُ لَـكُمْ دِيْنَكُمْ وَاَ تْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِيْ وَرَضِيْتُ لَـكُمُ الْاِسْلَامَ دِيْنًا

Hari ini telah Aku turunkan Islam sebagai agama yang sempurna untuk kalian, sebagai syari'ah yang sempurna untuk kalian, dan Aku cukupkan nikmat itu dan telah Aku ridhoi Islam menjadi agama kalian. (Qs:5:3).

Maka apa yang salah? Mengapa kemudian umat Islam *TAKUT* terhadap syari'ah? Mengapa umat Islam *TAKUT* umat Islam *PHOBI* terhadap syari'ah? Mengapa umat Islam adalah pemimpin garda terdepan terhadap *penentangan agama* untuk *agamanya sendiri*?

Oleh karena itu sahabat cinta Qur'an yang dirahmati Allah. Tentu dua syarat tadi, tentu dua sebab tadi, yang pertama : adanya upaya. Yang ke-dua ditambah : enggannya umat Islam belajar Islam.

Bayangkan, Islam di Indonesia *58%* umat Islam tidak bisa baca Qur'an. Ini adalah sebuah fakta, nyata, data bahwa umat Islam tidak mau, enggan untuk belajar Al-Quran yang merupakan sumber hukum syari'ah yang diturunkan Allah Subhanahu wa ta'ala untuk kita.

Ini merupakan bukti, oleh karena itu sahabat cinta Qur'an yang dirahmati Allah. Tidak ada lagi yang bisa *menghambat*, *menakut-nakuti* umat Islam jika memang kita sendiri yang memiliki anti bodi yang kuat, memiliki daya tahan tubuh yang kuat yakin jika kita belajar Islam secara benar maka *OPINI APAPUN* yang masuk kepada kita tentu akan otomatis tertolak karena kita sudah memahami *agama yang sempurna ini*.

Maka sahabat cinta Qur'an yang dirahmati Allah, *TIDAK PANTAS* seorang mukmin *TAKUT* terhadap syari'ahnya sendiri. SANGAT TIDAK LUMRAH, bahkan tidak bisa dimaklumi seorang muslim bahkan menentang, bahkan dikatakan : "Kami adalah orang yang pertama kali akan menentang jika syari'at Islam diwujudkan." . 
Tapi nama mereka Ahmad, nama mereka Muhammad, nama mereka Ulil, nama mereka Muhammad, nama mereka Lutfi Saukani, nama mereka *nama-nama muslim*. Akan tetapi mereka adalah orang yang *terdepan menghalangi diterapkannya hukum-hukum Allah* untuk mengatur kehidupan manusia.

Maka sahabat cinta Qur'an yang dirahmati Allah, *tidak ada pilihan bagi kita yang pertama untuk terus belajar Islam lebih dalam lebih semangat dan terus mengkajinya semakin semakin dalam dan semakin bersemangat.* Yang kedua, menyadari bahwa hukum-hukum Islam itu adalah sumber kebaikan, dan jika tidak diterapkan akan menimbulkan keburukan. 
Allah Subhanahu wa ta'ala menegaskan, 
_wa ma arsalnaka illa rahmatan lil 'alamin_, Kami turunkan Islam ini kepadamu wahai manusia, kepadamu wahai Muhammad untuk menjadi Rahmat atas segala alam.

Maka bagaimana ISLAM mau menjadi Rahmat? Jika untuk diterapkan pun *penentangnya* adalah *umat Islam sendiri*. Na'udzubillah min dzalik. Tentu ini kesedihan yang mendalam bagi saya, kita, anak cucu kita nanti tentunya.

Semoga Allah Subhanahu wa ta'ala memberikan kekuatan, kesabaran agar kita terus, terus, dan terus mendalami dan mencintai ISLAM dan merindukan hidup dalam naungan ISLAM.

Salam cinta Qur'an,
Assalamu 'alaikum warohmatullohi wabarokatuh.


 

Dikutip dari             : Amin Bukhaery

Penulis                   : -
 

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share.  Lets change the world together saudaraku !...



Comments